Bagi Pemula Ini Dia Jenis Investasi Baik Yang Layak Dicoba

Posted by KarimGanas on Juli 31, 2020 in ,

Saat ini mencari investasi dapat dikatakan sangat mudah. Meskipun begitu Anda harus cermat, jangan sampai menderita kerugian. Penyebabnya karena kurang tepat memilih media untuk berinvestasi. Bagi para pemula hal tersebut perlu diperhatikan. Lebih baik gunakan sarana menanamkan uang sesuai kemampuan Anda. Jika itu terpenuhi biasanya pendapatan optimal segera menjadi milik Anda.

Supaya Anda tidak sampai terkena dampak merugikan karena salah menentukan pilihan. Berikut ini tersaji beberapa jenis jenis investasi yang tepat dimainkan investor pemula. Dasar penentuan berupa tingkat pengembalian wajar dan risiko kecil. Langsung saja inilah mereka:

1. Reksadana

Alat pertama ini biasanya dipakai para investor untuk diversifikasi portofolionya. Bahkan investor pemula umumnya memilih jenis ini. Pertimbangannya dengan dana murah, yakni mulai 100 ribu saja sudah bisa merasakan keuntungan. 

Selain nilai imbal hasil yang terbilang besar. Pihak pemilik dana masih bisa menentukan jenis reksadana terbaiknya. Karena di dalamnya ada 3 macam yaitu: reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang dan reksadana saham.

Ketiganya disesuaikan dengan karakter investor. Jika individu memiliki karakter penyuka high risk high return. Reksadana saham menjadi pilihan tepat. Sedangkan investor yang mempunyai kesukaan untuk memperoleh keuntungan tetapi risiko rendah. Maka jalan terbaik memilih reksadana pasar uang dan pendapatan tetap.

Bagi Anda yang masih awam tentang pengelolaan uang pada reksadana. Hal itu tidak masalah, karena perusahaan reksadana mempunyai manajer investasi baik dan handal. Dana Anda akan mereka kelola sebaik mungkin. Pengelolaannya disesuaikan dengan pilihan reksadana.

2. Peee to Peer Lending (P2P)

Pilihan kedua ini beberapa tahun belakangan sangat digemari investor pemula sampai mahir sekalipun. Keunggulan yang dihasilkan banyak dengan risiko bisa teratasi. Salah satu keunggulannya yakni tingkat bunga tinggi. Jika Anda menentukan pilihan pada perusahaan P2P lending, maka persentase untung senilai 15%.

Nilai yang tinggi tersebut tidak lain karena aktivitas penanaman dana untuk P2P ini unik. Pihak investor bertindak sebagai pemberi dana kepada peminjam potensial. Peminjam memiliki kegiatan produktif berupa UMKM. Sehingga dana bersifat potensial. Risiko terlambat sampai gagal bayar dapat minimal. Sehingga peluang investor memperoleh imbal hasil bisa rutin. 

Karena cara investasi ini, investor sebagai pemberi modal. Maka mereka akan diberikan jangka waktu tertentu untuk menyetorkan dana yakni 6, 12, 18, 24 bulan. Meskipun ada jangka waktunya, keuntungan dapat dinikmati setiap bulan oleh investor. Nilainya diperoleh dari sejumlah nominal tertentu yang dikembalikan peminjam termasuk bunga pinjaman. 

3. Emas

Anda yang tidak mau terlalu pusing dengan beragam analisa. Emas bisa dipakai untuk sarana berinvestasi. Meskipun harganya sangat fluktuatif pergerakannya. Tetapi nilai keuntungan besar, apalagi Anda berniat menjualnya kembali pada beberapa tahun yang akan datang. Anda bisa bayangkan nilai umumnya berlipat ganda.

Hal itu tentu saja menguntungkan Anda. Peluang mendapatkan uang dengan nila tertentu jelas tergambar. Risiko jelas tidak ada, hanya masalah fluktuasi harga saja. Itupun Anda dapat menjualnya saat harga tinggi. Ketinggiannya mencapai batas tertentu yang seketika itu memakmurkan Anda.

Nah, kalau Anda ingin posisi keuangan aman tanpa terguncang hasil analisa. Emas jadi pilihan utama untuk dibeli saat harga tidak terlalu tinggi. Meskipun disimpan lama Anda memang tidak rugi sama sekali. 

3 jenis investasi di atas semoga memberikan Anda semua pencerahan. Tingkat kemakmuran semakin dekat ketika pilihan untuk menanamkan dana sesuai kemampuan finansial. Yang pasti pikiran Anda tidak dipusingkan dengan ketidakpastian.