Wanita Membisu Bukan Berarti Tak Tahu Kebohongan Prianya, Namun Kadang Perempuan Malas Untuk Beradu Mulut

Posted by Ganas003 on Oktober 09, 2019 in
Wanita Diam Bukan Berarti Tak Tahu Kebohongan Prianya, Namun Kadang Wanita Malas Untuk Beradu Mulut

Puncak marahnya perempuan bukanlah ketika ia ngomel-ngomel tidak terang sambil banting barang dirumah, namun ketika membisu menahan kecewa yang tengah bergelut di hatinya. Terlebih ketika laki-laki yang disebutnya suami membohonginya, maka murka mungkin yaitu ungkapan yang wajar. Dan ketika perempuan menentukan diam, bukan berarti ia tak tahu kebohongan prianya, tapi kadang perempuan males untuk beradu mulut.

Wanita Memilih Diam Bukan Dia Tidak Tahu Apa yang Dilakukan Prianya, Hanya Saja Dia Memilih Menunggu Pengakuan Kejujuran


Iya, terkadang perempuan memang menentukan membisu dan akal-akalan tak tahu apa yang telah dilakukan prianya, lantaran ia pikir menunggu ratifikasi kejujuran terbuka dengan sendirinya yaitu lebih baik. Namun sayangnya, laki-laki kadang tak mengenali sifat perempuan yang demikian, sehingga kebohongan yang seharusnya ia buka ketika itu juga malah semakin ditutupnya rapat, lantaran berpikir wanitanya membisu lantaran belum tahu apa-apa.

Marah Saat Mengetahui Pria yang Dicintainya Berbohong Adalah Hal yang Wajar, Tapi Kadang Wanita Memilih Diam Sebagai Ungkapan Kecewanya


Wanita tentu murka ketika mengetahui laki-laki yang dicintainya mulai tidak jujur kepadanya wacana suatu hal, dan apakah ini yaitu hal yang wajar? tentu, lantaran siapapun bila merasa kepercayaannya disia-siain akan murka dan tidak terima. Hanya saja perempuan yang sudah terlanjur merasa dirinya dikhianati, kepercayaannya diabaikan, maka dengan sendirinya ia akan menentukan membisu sebagai ungkapan bahwa kecewanya sangatlah besar.

Hati-hati Menjaga Hati Wanita, Karena Kadang Meski Tujuanmu Baik Bila Caranya Salah, Maka Tetap Dia Akan Menvonismu “Jahat”

Oleh lantaran itu, hati-hatilah wahai laki-laki menjaga hati wanitamu, berusahalah untuk terus terbuka meski pada alhasil akan menyakitinya, lantaran kejujuran yang pahit lebih baik daripada kebohongan yang manis. Terbukalah apapun itu kepada wanitamu, dan bukanlah ia kau pilih sebagai partner terbaik bagimu dalam segala hal? maka pastikan kau selalu ingat yang demikian. Sekalipun tujuanmu baik alangkah baiknya kau memakai cara yang baik, yaitu terbuka saja, lantaran bila caramu salah maka tetap saja ia akan memvonismu “jahat” dikarenakan telah membohonginya.

Pria Harus Tahu, Siapapun Wanitanya Pasti Lebih Menyukai Sebuah Kejujuran, Meski Itu Adalah Hal yang Mugkin Akan Menyakitinya

Maka laki-laki harusnya tahu, bahwa tidak satupun perempuan di dunia ini yang suka bila dirinya dibohongi, meski itu yaitu kebohongan yang kecil. Lebih tepatnya, siapapun wanitanya lebih suka akan kejujuran, meski kejujuran itu pada alhasil mungkin akan menyakitinya. Tetapi bagi semua perempuan itu lebih baik daripada harus menelan manisnya kebohongan yang berakhir pahitnya rasa kecewa.

Karenanya, Terbuka Saja Apapun Masalahmu Kepada Wanitamu, Karena Itu Lebih Baik Daripada Kamu Harus Terbuka Pada Wanita Lain

Oleh karenanya, terbuka saja wacana apapun masalahmu kepada perempuan yang telah kau pilih sebagai istrimu, lantaran itu lebih baik daripada kau harus terbuka pada perempuan atau istri orang lain. Wanita akan bahagia bila kau selalu menjadikannya kawasan untuk berkeluh kesah dalam setiap hal yang kau alami, dan perempuan akan sangat hancur sekaligus kecewa jikalau tahu bahwa kau lebih berkeluh kesah kepada orang lain, terlebih bila ia yaitu seorang wanita.



Source: humairoh.com