Ditanya Kapan Nikah, Laki-Laki Ini Murka Dan Bacok Tetangganya Pakai Bendo Sampai Tewas

Posted by Ganas003 on Juli 17, 2019 in
 Ditanya Kapan Nikah, Pria Ini Marah dan Bacok Tetangganya Pakai Parang Hingga Tewas

Marah lantaran ditanya kapan nikah, laki-laki ini babat temannya sampai tewas. 
Seorang laki-laki menebas sampai tewas sahabat sekampungnya gara-gara ditanya anaknya kapan nikah.

Pertanyaan kapan nikah hampir selalu dihindari oleh sebagian kaum lajang.

Entah apapun alasan seseorang melajang. Namun, umumnya mereka tak nyaman terus ditanyai waktu pernikahan.

Namun, seorang sang ayah tersinggung lantaran pertanyaan soal ijab kabul anaknya.

Pria berinisial AM alias Aswin (52) menebas sahabat sekampungnya gara-gara ditanya ‘anaknya Kapan Nikah’.

Aswin menebas temannya Ari Kongingi (47) memakai bendo pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 wita,

Kedua laki-laki tersebut sekampung dan sama-sama berprofesi sebagai petani.

Peristiwa itu berawal ketika tersangka Aswin pergi ke rumah korban Ari untuk membeli minuman keras jenis cap tikus.

Tersangka dan korban sempat berbincang dengan akrab. Namun, suasana berubah ketika korban bertanya ke tersangka soal ijab kabul anak tersangka.

Pasalnya, kekasih anak tersangka sudah hamil. Tersangka pun naik pitam kemudian meminta korban tak mencampuri urusan keluarganya.

“Jangan ikut campur, itu urusan keluarga saya,” jawab tersangka.

Tersangka Aswin pribadi kembali ke rumahnya. Namun, korban yang mungkin tersinggung juga atas perkataan tersangka mengikuti dari belakang.

Pertengkaran berlanjut dan tersangka masuk ke dalam rumah.

Dia ternyata mengambil bendo dari rumahnya, masih terjadi cekcok sampai tersangka menebas korban.

Rudy Wahongan, kepala lingkungan sempat melerai keduanya. Rudy menahan tersangka yang hendak mengambil sencata tajam namun tak berhasil menahannya.

Peristiwa penganiayaan dan pembunuhan tersebut pun tak terhindarkan. Tebasan bendo tersebut mengenai kepala korban pecahan kiri.

Kompol Ronny Tumalun, Kapolsek Ratahan menyampaikan perisitiwa berdarah tersebut terjadi di  jalan raya Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 Wita

“Tersangkanya AM alias Aswin (52), melaksanakan penganiayaan kepada korban dengan sebilah bendo dengan cara sekali menebas korban kena pecahan kepala sebelah kiri,” kata Kapolsek Ronny Minggu (19/05/2019).

Katanya, tersangka sempat melarikan diri sehabis menebas kepala korban. Korban pribadi dilarikan ke Puskesmas Ratahan.

Namun, nyawa tak tertolong lantaran mengalami luka robek dan pendarahan di kepala pribadi di rujuk ke RSUD Noongan Langoan.

“Korban meninggal dunia pada  Minggu (19/5/2019) pukul 01.30 Wita di rumah sakit,” kata Kompol Ronny

“Kami pribadi mendatangi rumah tersangka dan menangkapnya. Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 338 kitab undang-undang hukum pidana ihwal pembunuhan, subsider pasal 351 ayat 3 kitab undang-undang hukum pidana ihwal penganiayaan berat sehingga mengakibatkan orang mati,” jelasnya.

Dari hasil sidik Polsek Ratahan, kasus penganiayaan sampai mengakibatkan korban jiwa disebabkan lantaran ketersinggungan atau sakit hati dirasakan tersangka atas ucapan korban.

“Tersangka sudah diamankan di Mapolsek Ratahan,” katanya.