Anak Rantau Itu Bukan Anak Manja, Pahit Manisnya Kehidupan Menjadi Masakan Sehari-Hari

Posted by Ganas003 on Juni 05, 2019 in

Anak Rantau Itu Bukan Anak Manja, Pahit Manisnya Kehidupan Menjadi Makanan Sehari-Hari


Semua orang niscaya sangat ingin bekerja di kampung sendiri, selain bisa akrab dengan keluarga, kehidupan di kampung yang kita sudah lalui semenjak lahir pastinya terasa lebih nyaman ketimbang di kampung orang. 
Namun terkadang susahnya mencari pekerjaan di kampung sendiri menciptakan kita mau tak mau harus keluar kampung mencari pekerjaan, entah itu demi mencarikan nafkah orang tua, anak dan istri atau demi masa depan yang kita impikan. 

Banyak problem yang sering menimpah kita dikala sudah berada di tanah rantau, dan terkadang sebagian orang yang mentalnya tak berpengaruh harus mengalah di tengah jalan dan menentukan balik ke kampung.

Tapi, tak sedikit juga yang menentukan bertahan dan menjalani pahit manisnya hidup di tanah rantau. Biasanya, beberapa orang yang tahan dengan segala ujian akan sukses di kemudian hari. Meski rejeki seseorang berbeda-beda, namun mental yang berpengaruh menghadapi semua duduk perkara di tanah orang tentunya menjadi faktor yang sangat penting dalam meniti sebuah kesuksesan.


Berkat pengalaman mencicipi pahit manisnya hidup, rata-rata anak rantau itu bukan anak manja yang selalu mengeluh. Anak rantau itu bermental baja, tidak gengsi serta bisa dengan cepat mengikuti keadaan dengan lingkungan gres yang ia tempati.
Ia sudah terbiasa dengan makanan seadanya, bahkan tak makan sekalipun, bekerja dibawah tekanan dan selalu sanggup memanfaatkan waktu secuil pun.

Maka tak heran jikalau rata-rata anak rantau bersikap lebih sampaumur serta bisa mengatasi setiap duduk perkara yang mereka hadapi dengan bijaksana.

So, jikalau anda ingin mencari sebuah kisah wangsit hidup, pengalaman anak rantau ialah kisah terbaik yang sanggup menginspirasi anda demi kesuksesan kelak.