Hubungan Intim Ibu Kandung Dengan Dua Anaknya Ternyata Ibunya Yang Memulai, Bapaknya Tak Sanggup

Posted by Ganas003 on Maret 27, 2019
Terungkap, hubungan inses ibu kandung dengan dua anaknya di Sukabumi ternyata yang memulai ibunya. Pengakuan terbaru ini disampaikan SR, ibu yang tega membunuh anak angkatnya dan melaksanakan hubungan intim dengan anak kandungnya.


Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menanyai SR soal aksinya yang tega melaksanakan hubungan inses dengan kedua anaknya. Tanpa aib SR mengakui ia yang memulai mengajak anaknya untuk bekerjasama intim. Dia mengaku tidak tahu bagaimana awalnya bisa mengajak kedua anaknya.

“Nggak tahu, Pak, saya kepengin saja (melakukan inses),” ujar S di Mapolsek Cibadak, Selasa (24/9/2019).

SR kemudian menceritakan soal suaminya yang sudah tidak bisa lagi memuaskan hasrat seksualnya. Usia suaminya, yang juga ayah kedua anaknya itu, terpaut 30 tahun. “Bapaknya (suami) sudah nggak mampu lagi. Yang ajak untuk begituan ke anak-anak, ya saya duluan. Spontan gitu aja, pas pertama lagi nonton TV,” ujar SR.

Adegan seksual itu dilakukan ketika suami SR sedang tidak ada di rumah. Suaminya diketahui kerja serabutan, sehingga lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah.

Tanpa malu, SR menceritakan bagaimana ia dan putra-putranya bekerjasama badan.

Dua putra SR yang berusia 16 dan 14 tahun hanya menunduk ketika pengukuhan mengalir dari ibu kandung mereka. Sesekali mereka menutup mata. “Lebih banyak begituan dengan yang gede, alasannya sudah gede (dewasa) sama yang 16 tahun tiga kali. Kalau sama yang 14 tahun dua kali,” ujarnya.

Kasus hubungan inses itu terungkap dari kasus pembunuh bocah berusia 5 tahun. Jasad bocah itu ditemukan dibuang di sungai. Setelah diselidiki ternyata yang membunuh yakni ibu angkatnya, SR dan dua kakaknya.

Dari penyelidikan dan penyidikan juga terungkap, sebelum dibunuh dan dibuang ke sungai, bocah lima tahun itu diperkosa oleh dua abang angkatnya. Ibu angkatnya yang menyaksikan perkosaan yang dilakukan kedua anaknya justru ikut membunuh bocah tersebut.

Perilaku menyimpang keluarga ini dilakukan alasannya kerap menontom video mesum.

Hal ini menciptakan belum dewasa remaja itu justru melaksanakan hubungan intim dengan ibu kandung.
“Sering menonton video porno dari telepon genggamnya. Keduanya berhalunisasi kemudian melampiaskan dengan ibu kandung,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi ibarat yang dimuat Kompas.com.

Sang ibu ternyata tak melarang perbuatan jelek anaknya. Malah ia yang berinisiatif melayani ketika kedua anaknya ingin bekerjasama intim. “Ibunya ini juga bukannya melarang, malah meladeni setiap anaknya mau hubungan intim,” katanya.

RS diketahui kerap melakukannya satu per satu dengan anaknya. Namun, ia disebut pernah juga melaksanakan hubungan intim secara bersamaan dengan dua anaknya. Biasanya ibu di Sukabumi itu bekerjasama intim dengan anaknya ketika sang suami berada di luar rumah.

Terungkap pula, anak remaja itu pun menyebabkan adik angkatnya yang masih bocah 5 tahun sebagai sasaran. “Selain kepada ibunya, kedua pelaku ini juga kepada adik angkatnya,” kata Kapolres Sukabumi.

Dari sinilah kelakuan jelek ibu dan anak pun terbongkar.

Setelah bocah angkat SR dirudapaksa secara bergiliran, ia malah dibunuh oleh ibu dan abang angkatnya. Seperti diberitakan sebelumnya, ibu di Sukabumi menghabisi bocah yang merupakan anak angkatnya secara sadis.

Ibu yakni SR. Perempuan berusia 35 tahun. Berdasarkan laporan wartawan Tribunjabar.id, ia tega mencekik dan memukul korban memakai tanggannya sendiri.

Akibat perbuatan sadisnya, bocah anak angkatnya itu meninggal dunia. Bocah itu berjulukan Nadia Putri. Sang bocah masih kecil, usianya gres 5 tahun. Namun, nasibnya mengenaskan alasannya perlakuan keluarga angkatnya.

Diketahui, RG dan RS masih remaja. RG berusia 16 tahun dan RS berusia 14 tahun. Kedua remaja ini tega merudapaksa adik angkatnya sendiri di depan ibunya. Hal ini disampaikan Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

Kejadian itu terjadi di rumah pelaku di tempat Lembursitu, Kota Sukabumi, Minggu (22/9/2019). “Cara yang dilakukan oleh RG dan RS ini yaitu melaksanakan pelecehan seksual terhadap korban di depan SR,” katanya.

Sang ibu yang melihat kelakuan putranya justru makin ganas. Ia turun tangan untuk menghabisi korban. Kemudian, korban pun dibawa ke Sungai Cimandiri. Di sungai itulah, ibu di Sukabumi itu membuang jasad korban.

Jasad korban pun karenanya ditemukan warga pada pukul 13.00. Warga yang tengah mencari ikan itu menemukan jasad korban di Nyalindung, Sukabumi.

Sumber: islamidia.com